Oza Sampoer

ELIPSIS Ini ilmu yang kudapatkan dari beberapa diskusi, semoga bisa bermanfaat. Dan apabila ada yang kurang atau mungkin ada kesalahan/ ketidaksepahaman, mari didiskusikan. BENTUK ELIPSIS Elipsis HARUS berupa 3 titik yang ditulis berturut-turut. Ditulis 4 titik apabila elipsis diakhiri titik. CONTOH PENGGUNAAN ELIPSIS dan PENEMPATANNYA 1. MENGHILANGKAN BAGIAN dari SEBUAH/LEBIH KALIMAT DALAM SUATU KUTIPAN. "Sebab-sebab kemerosotan ... akan diteliti lebih lanjut." "... telah memperkosa orang itu!" Hanya kalimat itu kudengar dari dalam rumah kosong seberang jalan. 2. MENUNJUKKAN ADANYA KERAGUAN, UCAPAN YANG TIDAK SELESAI/TERPUTUS/DISELA/DIPOTONG, ATAU MENGGANTUNG (DIHENTIKAN SENDIRI KARENA KAGET/TIDAK PERCAYA/TERCEKAT/TIDAK TAHU HARUS BERKATA APA LAGI). -- Oza berkata, "Aku tahu apa yang harus kulaku..." "Cukup, Za! Maafkan aku!" Almeira menyela dengan menitikan airmata. -- Almeira mendesah pasrah. Entah kapan Oza akan kembali lagi.... (Kalimat terakhir menunjukkan desahan/kepasrahan.) -- "Huft..., aku tak tahu harus bagaimana lagi...." (Kedua elipsis menunjukkan keraguan) -- "Ka...ka...kamu... selingkuh...?" tanya Oza dengan muka merah. (Jika memenggal kata, jangan diberikan spasi.) Tiba-tiba... DUARRR!!! Terdengar suara trembakan dari dalam kamar. (Setelah kata tiba-tiba, terjadi adegan setelahnya) by Oza Sampoer

Related Posts:

0 Response to "Oza Sampoer"

Posting Komentar